Assalamu’alaikum…
Apa kabar Rekan-rekan…? Moga sehat-sehat semua…
Tulisan ini saya buat tanggal 29 Agustus 2010 atau bertepatan dengan 19 Ramadhan 1431 H, ini tulisan yang kedua kalinya karena yang pertama tadi baru mau di publish eh.. malah kehapus, belum sempat di save a draft lagi… mau ga mau musti ngulangin lagi, tetep tersenyum aja deh
Semoga amal ibadah kita selama Ramadhan diterima oleh ALLOH SWT. Dibulan yang suci ini saya sedikit akan mengulas tentang salah satu Masjid yang ada di Kota Samarinda.
Kita mungkin udah sering mendengar atau membaca di weblog atau website tentang Masjid Islamic Center Samarinda tapi ga ada salahnya ya saya tulis di sini lagi…
Masjid Islamic Center Samarinda terletak di pinggir sungai mahakam yang membelah kota ini, kawasan ini dulunya adalah milik Inhutani I yang kemudian dihibahkan kepada Pemerintah Propinsi Kaltim untuk dibangun sebuah pusat keislaman.
Sampai tulisan ini saya buat, Masjid ini memang belum memiliki nama sehingga masih lazim disebut dengan Masjid Islamic Centre karena Masjid ini memang berada di kawasan pusat ke-Islaman. Selain bangunan Masjid, di kawasan ini juga terdapat bangunan lain seperti bangunan rumah Imam serta Pengurus Masjid, Gedung Serba Guna, TK Islam, Minimarket serta Klinik dan di sebelah kanan Masjid rencananya juga akan dibangun Hotel dan lain-lain.
Masjid yang pemancangan tiang pertamanya ditandai dengan dipencetnya bel oleh Presiden Megawati pada tgl 5 JULI 2001 ini memiliki menara utama dengan ketinggian 99 meter (sesuai asma’ul husna yg juga berjumlah 99), atau setara dengan gedung 15 lantai. Desain menaranya diilhami dari Masjid Nabawi Madinah sedangkan Kubahnya diilhami dari masjid Haghia Sophia Istambul, Turki. Menempati area seluas sekitar 8 Hektare membuat Masjid ini sangat nyaman bagi Jama’ah untuk melaksanakan ibadah dan untuk memarkir kendaraannya.
Bagunan Masjid ini terdiri atas Parkir Basement, Lantai Dasar yang juga digunakan sebagai ruang serbaguna, serta Lantai Utama dan Lantai Mezzanine yang digunakan untuk Sholat. Antara Lantai Dasar dan Lantai Utama salah satu penghubungnya adalah Tangga Utama, uniknya Tangga Utama ini memiliki 33 anak tangga yang mencerminkan jumlah tasbih. Dengan desain arsitektur yang menarik serta material bangunan yang berkelas, Masjid yang mampu menampung 40 Orang Jama’ah ini sering di-klaim sebagai Masjid termegah di Asia Tenggara.
Bagi yang masih penasaran silahkan datang langsung ke Samarinda dan berkunjung ke Masjid ini… akhir kata “selamat berwisata mata dan wisata hati di Masjid Islamic Centre Samarinda”, Wassalam.









gambarnya bagus pas terlihat ada sungainya kaya masjid brunei
Thanks Mas… Kota-kota di Borneo memang banyak yang berada di pinggir sungai.
Mantep eh blognya. Informatif, bagi2 dong ilmunya…
Weiss… saya dong yang mestinya minta ilmu kepada Anda
Thanks Bro sudah berkunjung kemari.