Assalamu’alaikum…
Wah… ternyata udah hampir 1 tahun ya ga update blog ini, ga kreatif nih hehe…
Sekarang mau nulis tentang apa ya….. *sambilmikir* ahaaa… *tiiing* tentang “Keong Racun” aja deh, karena topik ini telah menjadi perbincangan banyak orang beberapa waktu terakhir ini. Tapi yang saya tulis ini bukan “Keong Racun” nya Sinta and Jojo lho, melainkan “The Real Keong Racun” alias Conus.
Conus, adalah keong yang hidup di laut. Merupakan binatang yang sudah ada dan bertahan sejak jaman purba, diperkirakan dia sudah ada sejak 56 juta tahun yang lalu. Dari 500 spesies yang berbeda dari conus terdapat 3 jenis yang paling berbahaya, yaitu: Conus geographus, Conus pennaceus dan Conus textile. Mereka adalah binatang pemburu dan predator yang sangat berbahaya.
Daerah hidupnya adalah daerah pantai tropis yang hangat. Dengan populasi terbanyak ada di daerah Samudra Indonesia. Keong racun tinggal di lautan dangkal hingga di pasir-pasir pantai dan diantara batu-batu karang. Keong ini berukuran sedikit lebih besar daripada keong biasa. Sepertinya kita perlu ekstra hati-hati sekarang ketika di pantai.
Keong ini memakan ikan dan keong-keong yang lain. Karena bergerak dengan sangat lambat, mereka menangkap hewan buruannya dengan menembakkan peluru yang berisi racun ke korbannya. Pelurunya adalah giginya sendiri yang telah mereka modifikasi sendiri, sehingga mempunyai rongga kosong dan sangat tajam. Rongga ini mereka isi dengan racun yang begitu kena korban akan merasa pusing dan mati.
Bagimana jika terkena manusia? Jika terkena racunnya orang hanya akan mempunyai waktu untuk menghisap satu batang rokok saja sebelum akhirnya meninggal. Diantara bahaya yang harus diwaspadai, ternyata ahli medis dan pengobatan memanfaatkan racun pada keong ini sebagai obat pembunuh rasa sakit. Sementara beberapa pengkoleksi memburu keong-keong ini karena warna dan coraknya yang sangat unik.
Semoga tulisan ini bisa sedikit mengurangi rasa penasaran teman-teman terhadap keong racun
Terimakasih ya udah bersedia membaca… Wassalamu’alaikum…
Source: kasakusuk.com, dari berbagai sumber.


